Xavi Hernandez Barcabolawarna.comXavi Hernandez pernah mengutarakan bahwa dirinya punya mimpi untuk melatih Barcelona suatu hari nanti. Namun ketika tawaran tersebut datang ke hadapannya, dia dengan tegas menolaknya. Apa alasannya?

Sewaktu masih aktif bermain sepakbola, Xavi Hernandez menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pemain Barcelona. Dia bermain dalam 767 pertandingan di seluruh ajang kompetitif, mencetak 85 gol, dan mempersembahkan total 25 gelar.

Barulah, di penghujung karirnya, Xavi Hernandez memutuskan untuk pindah ke Timur Tengah dengan memperkuat Al Sadd. Ia memperkuat klub asal Qatar tersebut selama empat musim sampai kemudian memutuskan untuk gantung sepatu di tahun 2019.

Setelah itu, Xavi Hernandez melanjutkan kebersamaannya dengan Al Sadd sebagai pelatih. Beberapa bulan setelah itu, tawaran dari Barcelona datang. Sebuah tawaran yang seharusnya diterima oleh ditolak oleh pria 39 tahun tersebut. Namun, Xavi Hernandez justru menolak. Lantas apa yang membuat dirinya enggan pindah ke Barcelona?

Tahu Bahwa Jabatan itu Memang Miliknya
Salah satu alasan mengapa Xavi Hernandez menolak adalah karena dirinya tahu bahwa jabatan pelatih tersebut disiapkan untuknya, cepat atau lambat. Dan ketimbang menjadi pelatih di tengah berjalannya musim, ia lebih memilih untuk menanti tawaran datang sebelum musim dimulai.

Menghormati Ernesto Valverde
Alasan kedua kenapa Xavi menolak tawaran mejadi manajer Barca saat ini adalah karena dia ingin menghormati pelatih Barcelona saat ini, Ernesto Valverde. Toh, prestasi yang dicatatkan oleh mantan pelatih Athletic Bilbao tersebut tidak begitu buruk sejauh ini.

Menghormati Al Sadd
Barcelona memang berjasa besar dalam karier Xavi Hernandez sebagai pemain sepakbola. Namun untuk urusan kepelatihan, Al Sadd adalah klub yang memberinya kesempatan untuk merintis karir di dunia tersebut. Oleh karena itu, Xavi ingin menjaga kepercayaan itu, setidaknya sampai musim berakhir.

Komitmen kepada Pemainnya
Tawaran melatih Barcelona jelas lebih menarik ketimbang pekerjaannya saat ini. Namun mengkhianati kepercayaan dari para pemain Al Sadd adalah suatu hal yang sama sekali tidak ingin Xavi Hernandez lakukan.