zinedine zidaneTidak berselang lama usai ditunjuk sebagai manajer Real Madrid, Zinedine Zidane langsung dibanding-bandingkan dengan Pep Guardiola. Zidane dengan tegas menolak perbandingan itu.

Perbandingan ini muncul karena Zidane maupun Guardiola sama-sama sempat menukangi tim junior sebelum naik pangkat ke tim senior. Guardiola dulu menukangi Barcelona B sebelum merengkuh kesuksesan besar bersama Lionel Messi dan kawan-kawan.

Sama seperti Guardiola, Zidane pun lebih dulu membesut Real Madrid Castilla hingga kemudian diberi mandat melatih tim utama Madrid pasca pemecatan Rafael Benitez oleh bos Florentino Perez.

Zidane sendiri dianggap masih belum memiliki pengalaman memadai sehingga kapasitasnya sebagai pelatih menimbulkan keraguan. Ditambah lagi besarnya tekanan yang selalu menyelimuti Madrid, terlepas dari fakta kedekatan pribadinya dengan klub. Zidane memang sempat bermain untuk Madrid selama lima tahun, satu musim jadi asisten pelatih dan satu setangah musim melatih Castilla.

Permasalahan soal diragukan kemampuannya itu juga yang membuatnya mendapati situasi yang sama dengan Pep kala pertama kali ditunjuk menangani Barca pada 2007 silam. Tapi pria asal Prancis itu berhasil mematahkan anggapan itu dengan mempersembahkan 14 gelar cuma dalam empat musim saja.

“Anda tidak bisa begitu saja membuat perbandingan seperti itu. Pep adalah Pep dan saya ingin memberikan yang terbaik,” kata Zidane dikutip soccerway.

“Tidak diragukan lagi bahwa Guardiola merupakan seorang pelaitih luar biasa dan yang dia lakukan sungguh impresif, namun saya menolak membandingkan diri saya dengannya. Saya tidak melakukan itu sebagai pemain dan tak akan melakukannya sebagai pelatih,” tambahnya.