Zinedine ZidaneBisa dibilang Zinedine Zidane belum menyabet status sebagai manajer terbaik dunia saat ini. Tapi bagi Real Madrid, Zidane tentu merupakan sosok yang terbaik dengan berbagai gelar yang sudah didapatkannya.

Di awal penunjukkannya sebagai manajer tim utama Real Madrid, banyak pihak yang ragu bahwa Zidane bisa sukses. Saat itu Madrid dalam kondisi hancur-hancuran saat berada di komando Rafael Benitez. Ditambah lagi dengan blunder Zidane dalam urusan pemilihan pemain yang membuat mereka tersingkir lebih awal di kompetisi Copa del Rey.

Tak ayal muncul keraguan apakah Zidane memang sosok yang tepat untuk membangkitkan lagi Madrid? Dengan riwayat kepelatihan hanya di Real Madrid Castilla, walau berstatus sebagai mantan pemain tersukses Real Madrid, tetap saja performanya diragukan.

Namun, perlahan tapi pasti, semua keraguan yang ada padanya luntur dengan berhasil mengantarkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawannya menjadi juara di Liga Champions 2016 setelah mengalahkan Atletico Madrid di babak final melalui drama adu penalti.

Hanya dalam tempo empat bulan sejak pertama kali ditunjuk sebagai manajer, Zidane berhasil membungkam seluruh keraguan yang dialamatkan kepadanya. Trofi Liga Champions pun jadi awal jalan sukses yang sedang dititi oleh pria berkebangsaan Prancis ini sebagai pelatih Real Madrid.

Setelah itu Zidane mulai meraih trofi-trofi lainnya, mulai dari Piala Super Eropa kemudian juga Piala Dunia Antarklub. Tidak hanya itu, Zidane juga sempat mengantarkan Real Madrid menorehkan rekor tidak terkalahkan selama 40 laga di seluruh ajang kompetitif.

Catatan manis kembali dibukukan oleh Zidane pada dinihari WIB tadi di kandang Malaga ketika Real Madrid sukses menang atas tim tuan rumah 2 gol tanpa balas yang sekaligus memastikan gelar juara La Liga ke-33 mereka atau yang pertama sejak 2012.

Setelah ini, Zidane ditunggu sebuah pembuktian lain pada 3 Mei 2017 mendatang saat Real Madrid bermain di Cardiff untuk menghadapi mantan klubnya, Juventus, pada Final Liga Champions. Rekor sebagai klub pertama yang bisa menjadi juara dua kali berturut-turut menjadi target utama Zidane dan Madrid.