Yaya ToureGelandang internasional Pantai Gading ini acapkali dihujani cibiran dalam dua musim terakhir. Walau begitu, Yaya Toure masih memiliki peran krusial di tubuh Manchester City.

Yaya mendapat kritik lantaran dinilai sering gagal memberikan kontribusi dalam performa The Citizens. Ada pula rumor menyebut dirinya malas bermain di lapangan. Bahkan dirinya sempat disebut egois oleh mantan pemain Liverpool Jamie Carragher setelah City menyerah 1-2 dari Arsenal.

Rekan satu tim Yaya di City, Bacary Sagna, mengaku tak habis pikir dengan kritik yang terus ditujukan kepada Toure. Menurutnya, orang-orang terus mengkritik karena Toure tak mampu mengulang penampilannya di musim 2013/2014 saat timnya merengkuh gelar juara Premier League.

Di musim itu, Toure memang tampil sangat fantastis di barisan tengah. Mantan pilar Barcelona itu turut menyumbangkan 24 gol di berbagai ajang.

“Dia merupakan pemain krusial bagi kami. Dia adalah kapten kami saat (Vincent) Kompany absen dan membuat gol fenomenal (ke gawang Watford). Dia juga bikin gol saat menghadapi Sunderland dan Arsenal,” ujar Sagna yang dikutip Manchester Evening News.

Musim ini Yaya baru membuat enam gol untuk City. Tiga di antaranya lahir dalam empat pertandingan terakhir.

“Yaya tak mungkin selalu berada di level puncak dan mencetak gol di setiap pertandingan. Akan tetapi dia membuatnya di kandang Watford dan dia melakukan hal tersebut di beberapa laga belakangan,” ucap Sagna.

“Dia bukan yang satu-satunya. Musim lalu saat kami tampil kurang bagus, dia menjadi sasaran dari semua kritik dan itu sangat tidak adil karena sebelumnya dia menjalani musim yang hebat dan berkontribusi besar untuk tim,” tuturnya.