Timnas Wales masih akan kehilangan Aaron Ramsey ketika mereka bersiap melawan Azerbaijan dalam kompetisi babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 yang akan datang. Ramsey akan menepi dalam laga penting Wales tersebut, karena masih menjalani proses pengobatan cedera yang dia alami.

Sebelumnya, Aaron Ramsey mendapat cedera hamstring saat bermain di Arsenal di bulan April lalu. Pemain berumur 28 tahun tersebut bahkan belum pernah tampil secara penuh dan hanya bermain selama 20 menit ketika melawan Juventus.

Sang Pelatih yakni Ryan Giggs pun harus berjuang memperbaiki susunan pemain mereka, khususnya di sisi lini belakang, demi menemani pergerakan sang kapten, yakni Ashley Williams. Giggs akhirnya memutuskan untuk memainkan Joe Rodon sebagai debut laga internasional pada Sabtu nanti.

Timnas Wales bersama Ryan Giggs kini ber tugas untuk memperbaiki hasil positif timnya dan berjuang untuk mengalahkan timnas Azerbaijan dalam laga yang dihelat di Cardiff City Stadium tersebut.

Sebelumnya, Giggs sudah mendapatkan dua kekalahan dalam babak Kualifikasi Piala Eropa. Bahkan kegagalan melawan timnas Kroasia dan Hongaria benar-benar membuat tempat Wales dapat melaju dari Grup E terancam.

Dalam grup itu, timnas Hongaria secara tak terduga memimpin klasemen dengan hasil sembilan poin. Dengan Slovakia di posisi kedua dan Kroasia di tempat ke tiga, yang menghasilkan nilai yang sama, yakni enam poin. Tim asuhan Ryan Giggs ini berada di posisi terakhirnya dengan tiga poin dan satu laga yang tersisa.

Akan tetapi, Giggs masih memiliki nilai sempurna yang mereka perkukan dalam laga melawan timnas Azerbaijan nanti. Apalagi, tim lawan mereka ini belum pernah menang dari tiga laga di babak kualifikasi Piala Eropa 2020.

Timnas Wales juga akan mengandalkan pemain Real Madrid, yani Gareth Bale, demi hasil terbaik mereka. Bale memang pantas dijadikan pemain andalan Giggs ketika Wales dalam kondisi kurang baik selama Juni lalu. Saat itu, karir Bale dalam klub memang sedang dalam kondisi sulit.

Pemain 30 tahun tersebut juga sempat memiliki hubungan buruk dengan pelatih El Real, yakni Zinedine Zidane, dan nyaris tinggalkan klub menuju Liga Super China. Hingga kemudian, dia mendapatkan transfer yang tinggi untuk tetap bertahan di klub Spanyol tersebut.

Akan tetapi, selama musim ini Gareth Bale sudah bermain menjadi starter dalam tiga laga awal Real Madrid di kompetisi liga mereka. Bahkan di penghujung minggu lalu, ia sukses menyudahi puasa golnya sejak Maret lalu, dengan mencatatkan dua gol dalam laga seri 2-2 di markas Villarreal.