ChelseaMantan pemain Liverpool, Jamie Carragher menilai jika Chelsea harus tetap tenang walaupun menelan kekalahan di laga pertama. Kepanikan disebut oleh Carragher hanya akan mengulang hasil buruk seperti mereka alami dua musim lalu.

Chelsea tampil kurang oke di laga perdana Premier League musim 2017/2018 sebagai juara bertahan Premier League . Menjamu Burnley, The Blues dipermalukan dengan skor 2-3 ditambah lagi harus kehilangan Gary Cahill dan Cesc Fabregas lebih cepat karena dikartu merah.

Sejak musim lalu berakhir, manajer The Blues, Antonio Conte dikabarkan merasa sangat kecewa dengan klub. Kekecewaan Conte kepada klub semakin memuncak menyusul kebijakan transfer di bursa transfer musim panas ini.

Anggapan bahwa mereka akan mengulang hasil buruk dua musim lalu pun mulai muncul. Setelah jadi juara pada 2014/2015, Chelsea kemudian menjalani musim yang buruk. The Blues terlempar dari posisi sepuluh besar dan berujung pada pemecatan manajer Jose Mourinho.

Agar cerita buruk pada dua musim lalu tidak terjadi lagi, Carragher menyarankan Chelsea untuk tetap tenang. Mantan pemain Liverpol di era 1996–2013 ini menyebut The Blues tidak boleh terpengaruh dengan situasi.

“Yang harus dilakukan Chelsea sekarang adalah harus tetap tenang. Dua musim lalu ketika mereka imbang dengan Swansea City di laga pembuka dan ada insiden dengan dokter klub, tiba-tiba rasanya Chelsea ada di bawah tekanan,” ungkap Jamie Carragher seperti yang dilansir Sky Sports.

“Saya merasa orang-orang di luar Chelsea banyak berbicara tidak benar. Ceritanya semakin besar dan besar sampai Jose Mourinho akhirnya kehilangan pekerjaan.”

“Mereka kalah di laga perdana di kandang, yang harus mereka lakukan sekarang adalah tetap tenang. Mereka akan memainkan dua pertandingan sampai bursa transfer musim panas ditutup. Antonio Conte perlu mendatangkan dua pemain, mereka perlu memperkuat skuat, terutama di posisi bek sayap.”

“Mereka harus bisa keluar dari situasi negatif ini. Cara Antonio Conte bicara ke media, Anda tahu ada sesuatu yang salah. Itu harus berhenti. Mereka harus ingat ini hanya satu kekalahan dan mereka harus kembali bekerja,” Jamie Carragher menegaskan.