Chelsea mendapatkan sandungan dalam usaha mereka mengunci gelar juara Premier League secepat mungkin. The Blues dipermalukan oleh tim papan bawah, Crystal Palace di kandang sendiri.

Chelsea secara mengejutkan, takluk dari Palace di Stamford Bridge, Sabtu (1 April 2017) akhir pekan kemarin. Unggul lebih dulu melalui gol dari Cesc Fabregas, Chelsea lantas kebobolan oleh Wilfried Zaha dan Christian Benteke.

Kelalahan dari The Eagles ini merupakan kekalahan pertama yang dialami oleh The Blues setelah delapan pertandingan menang berturut-turut di liga. Sementara di kandang, ini merupakan kekalahan pertama sejak dikandaskan Liverpool pada pertengahan September tahun lalu.

Hasil itu diprediksi karena adanya tekanan yang terus membesar di puncak klasemen saat musim sudah mendekati akhir. Namun manajer The Blues, Antonio Conte menganggap jika persoalan itu bukanlah masalah serius. Menurut Conte, di klub sebesar Chelsea, tekanan akan selalu ada.

“Itu adalah yang wajar ketika Anda bermain untuk sebuah klub besar dan Anda tampil sangat baik, dan juga beruntung bersaing untuk titel juara, akan ada tekanan yang anda rasakan,” ujar Conte seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Tidak hanya untuk kami, tapi juga untuk banyak tim lain. Jangan lupakan tim-tim lain yang sebelumnya jadi kandidat untuk memenangkan liga, alih-alih kami yang berada di puncak klasemen.”

“Kami sudah bekerja keras untuk menjaga posisi ini agar bisa tetap berada dalam genggaman kami. Kalau berhasil menjaganya, itu berarti kami memang layak,” imbuhnya.

Sementara itu, penjaga gawang The Blues, Thibaut Courtois menyayangkan kekalahan timnya atas Crystal Palace. Untuk itu Courtois ingin agar timnya bisa kembali fokus untuk memenangkan seluruh laga sisa di musim ini.

“Amat penting untuk meraih kemenangan tengah pekan ini. Tim-tim rival tentu akan berharap kami kalah lagi, namun setelah ini kami akan mulai bekerja keras lagi,”