Bayern Munchen memang dikalahkan oleh Real Madrid atas dua gol yang bersarang di gawang mereka. Namun yang harus diperhatikan adalah, penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer tampil sangat mengesankan di laga ini.

Neuer dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya sebanyak dua kali ketika Bayern menelan kekalahan 1 – 2 saat menjamu Madrid di partai putaran pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis (13 Apriil 2017) dinihari WIB.

Walaupun demikian, gawang Die Roten boleh jadi akan bobol lebih banyak jika bukan karena penampilan cemerlang yang ditunjukkan oleh penjaga gawang berkebangsaan Jerman itu. Dari situ setidaknya terlihat betapa rutinnya El Real mengancam gawang tim tuan rumah. Beruntung ada Neuer yang menjaga mistar gawang.

Dalam catatan yang dirilis oleh Whoscored, kiper Jerman berusia 31 tahun tersebut melakukan 10 penyelamatan gemilang, jauh lebih banyak ketimbang dua penyelamatan yang dilakukan oleh Keylor Navas di bawah mistar gawang Madrid.

Setidaknya ada tiga penyelamatan Neuer yang memukau penonton. Yang pertama terjadi di menit ke-18 dalam usahanya menepis bola sundulan dari Karim Benzema, yang tampak akan melesat ke pojok atas gawang. Sentuhannya tipis, namun cukup untuk membuat si kulit bundar memantul ke mistar sampai akhirnya diamankan oleh Neuer.

“Kami melakukan banyak percobaan, tapi Bayern memiliki seorang kiper yang sangat hebat, Manuel Neuer” ungkap Benzema seperti yang dilansir dalam situs resmi Resmi Madrid.

Dalam kedudukan imbang 1 – 1, Neuer kembali melakukan upaya penyelamatan luar biasa. Kali ini Gareth Bale yang dibuatnya kecewa. Pun begitu saat memasuki menit ke-75, masih dalam kedudukan 1-1, Neuer kembali beraksi. Kali ini Ronaldo yang dibuat kecewa usai tembakan jarak dekatnya ditangkis Neuer.

“Saya pikir jika Manuel Neuer tidak tampil sebagus itu, kami bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” puji Ronaldo dalam wawancara setelah laga usai.

Sekali lagi, memang pada akhirnya Die Roten harus mengakui keunggulan Los Galacticos usai dikalahkan 1 – 2. Benar pula bahwa gawang Neuer bobol dua kali. Namun tetap saja dia tetap jadi man of the match di laga itu.