mauricio pochettinoMauricio Pochettino mempertahankan susunan pemainnya kendati Tottenham Hotspur dihantam Borussia Dortmund. Dirinya ogah disalahkan berkat formasi yang dia terapkan.

Spurs harus menyerah tiga gol tanpa balas kala menyambangi Signal Iduna Park, Jumat (11/3/2016) dinihari WIB tadi, dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Dua gol dicetak Marco Reus dan satunya dari Pierre-Emerick Aubameyang membuat Spurs sulit membalikkan agregat di leg kedua nanti.

Satu hal yang dianggap berpengaruh besar pada kekalahan itu ialah susunan pemain pilihan Pochettino. Sejak awal dia tak memainkan Harry Kane, Erik Lamela, dan Mousa Dembele yang notabene adalah pemain andalan sejauh ini yang digantikan Son Heung-Min, Josh Onomah, dan Nacer Chadli.

Para prosesnya Kane, Lamela, dan Dembele masuk dari bangku cadnagan. Akan tetapi Dortmund sudah terlanjur mendominasi laga dan Spurs tak berhasil keluar dari tekanan.

Dembele masuk sebagai pengganti pada menit 58 menggantikan Chadli di menit ke-58 ketika mereka ketinggalan 0-1. Selang tiga menit, mereka kebobolan gol lainnya.

Kemudian Lamela masuk sebagai pengganti Eriksen pada menit ke-65. Cuma berselang lima menit, Die Borussen membubukan gol ketiga. Kane sendiri baru turun ke lapangan 15 menit jelang bubaran dan sudah terlambat untuk merubah keadaan.

Pochettino sendiri tak mau pilihannya itu disalahkan karena dia menyebutkan secara keseluruhan timnya memang tampil buruk sehingga pemain mana pun tidak akan memberi dampak besar.

“Tidak ada kritik tentang itu. Tak ada komplain soal itu. Mungkin di dalam ruang ganti anda berbicara dengan cara berbeda,” ujar Pochettino dikutip Soccerway.

“Namun saya selalu terbuka dengan semua pandangan, anda selalu ingin mencoba memilih skuat yang lebih baik. Saat anda melewati hari buruk seperti ini, sama saja siapa yang ada di lapangan. Secara kolektif sebagai sebuah kesatuan kami memang buruk,” tandasnya.