Costa terjebak dalam kontroversi setelah pertandingan

Shawcross senang dapat membungkam Costa

Kapten Stoke City, Ryan Shawcross mengatakan sangatlah “fantastis” untuk dapat membungkam striker Chelsea, Diego Costa ketika sang juara Liga Premier tersebut sekali lagi kembali menderita kekalahan.

Marko Arnautovic mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dan Stoke menyebabkan lawannya itu mengalami kekalahan mereka yang ketujuh di Liga Premier musim ini, unggul 1-0 di Stadion Britannia pada hari Sabtu lalu tanpa adanya manajer tim tamu Jose Mourinho yang dilarang untuk memasuki stadion. Aksi Costa berhasil diredam dengan baik oleh barisan pertahanan tim tuan rumah dan Shawcross senang telah menang dalam pertempuran pribadinya dengan pemain Spanyol kelahiran Brasil itu.

“Diego Costa selalu dengan sengaja menggangu Anda, ia ingin menggertak Anda sehingga Anda harus bertahan dan menghadapi dia,” katanya kepada Sky Sports. “Dia adalah pemain yang fantastis yang bermain dekat dengan garis batas peraturan, sehingga untuk dapat membungkamnya merupakan hal yang sangat fantastis. “Sekarang ini kami memiliki semangat yang fantastis dan tim yang bagus. Lihatlah berapa banyak medali juara Liga Champions yang kami miliki di dalam skuad sekarang ini. “

Costa terjebak dalam kontroversi setelah pertandingan dengan timbulnya laporan bahwa seorang petugas stadion telah membuat tuduhan penyerangan terhadap mantan pemain depan Atletico Madrid tersebut. Pemain berusia 27 tahun itu tampak berdiri di atas kaki sang petugas stadion setelah mengambil bola untuk melakukan lemparan ke dalam, meskipun juru bicara Chelsea seperti dikutip oleh beberapa surat kabar telah menggambarkan insiden itu sebagai “omong kosong belaka”.

Stoke tidak bersedia untuk memberikan komentar mengenai insiden yang terjadi di stadion mereka itu ketika pihak Omnisport berusaha untuk menghubungi mereka.