sepp blatterGianni Infantino resmi ditunjuk sebagai bos baru FIFA sampai tahun 2019 mendatang. Sang pendahulu, Sepp Blatter, pun memberi ucapan selamat plus berdoa untuk keberhasilan Infantino.

Infantino baru saja didapuk sebagai presiden FIFA menggantikan posisi Sepp Blatter yang tersandung skandal suap setelah mengamankan 115 suara dalam pemungutan suara tahap kedua di Zurich, Jumat (26/2/2016). Raihannya melewati torehan Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa di 88 suara.

Dua calon lain yakni Pangeran Ali al-Hussein hanya mendapatkan empat suara sementara Jerome Champagne tidak mendapatkan suara satu pun.

Pekerjaan berat sudah menanti Infantino yang sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal UEFA tersebut. Pasalnya ia harus mengembalikan nama baik FIFA pasca sejumlah petingginya ditangkap lantaran terlibat kasus korupsi dan suap tahun lalu, termasuk Blatter.

Blatter yang sekarang masih menjalani proses hukum cuma bisa mendoakan yang terbaik kepada kompatriotnya atas Swiss itu. Blatter meyakini Infantino mampu menjadikan FIFA sebagai organisasi terpercaya dan kredibel lagi di mata dunia.

“Saya menyambut dengan suka cita dan mengucapkan selama kepada Gianni Infantino setelah dia terpilih sebagai presiden baru,” ujar Blatter seperti dikutip Soccerway.

“Kesepakatan tentang reformasi maka beban akan sangat besar dan tuntutan besarnya ialah membentuk struktur yang baru. Namun saya merasa penerus saya (Infantino) bakal bisa menyelesaikannya.”

“Dengan banyak pengalaman, ilmu, strategi, dan kemampuan berdiplomasinya, ia memiliki kualitas besar untuk melanjutkan kerja keras saya dan membuat FIFA lebih stabil. Saya berdoa yang terbaik untuknya dan semoga sukses,” tutupnya.