luciano spallettiArsitek Tim Serigala Ibukota, Luciano Spalletti, menerima dengan lapang dada hasil seri kontra Inter Milan. Menilik jalannya laga, hasil seri disebut Spalletti sudah sangat tepat.

Roma hanya meraih satu angka ketika tampil di Olimpico, Minggu (20/3/2016) dinihari WIB. Giallorossi ditahan imbang 1-1 dengan La Beneamata.

Inter sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-53. Roma sendiri baru bisa menyamakan skor lewat sepakan Radja Nainggolan enam menit jelang bubaran.

Hasil tersebut mengakhiri rangkaian kemenangan Roma di liga domestik. Sebelumnya mereka telah membukukan delapan kemenangan beruntun. Walau begitu, Spalletti tidak terlampau kecewa.

“Ini bukan penampilan terbaik, kami terlalu sering kehilangan bola. Kami kurang bagus dalam ball possesion dan terpaksa berpindah dari kanan ke kiri, maka energi tim terkuras dan itu artinya anda tak bisa tajam di gawang,” ujar Spalletti kepada Mediaset Premium dan Sky Sport Italia.

“Inter bermain baik dengan memimpin lebih dulu, baru kemudian kami membuat reaksi yang tepat. Ini merupakan laga yang menghibur dari dua tim kuat dan hasil 1-1 sudah tepat walau saya mengharapkan sesuatu yang lebih,” sambung Spalletti.

“Tim ini memperlihatkan reaksi tepat dan saya rasa akhirnya hasil seri ini bisa diterima semua orang,” katanya.

Roma saat ini berada di urutan tiga sementara Serie A Italia mengumpulkan 60 angka atau tertinggal tujuh poin dari Juventus dan empat angka dari Napoli.