rudi garciaAS Roma merelakan kemenangan yang sudah di depan mata walau sempat memimpin dua kali atas Chievo Verona. Allenatore Giallorossi Rudi Garcia tak merasa keberatan dengan hasil tersebut mengingat saat ini timnya tengah dilanda badai cedera.

Roma terpaksa bermain seri 3-3 kala melawat ke Marc Antonio Bentegodi, Rabu (6/1) malam WIB. Roma sempat unggul dua gol melalui lesakkan Sadiq Umar dan Alessandro Florenzi, yang kemudian disamakan Chievo melalui Alberto Paloschi dan Dario Dainelli.

Tim Serigala Ibukota lagi-lagi memimpin ketika Iago Falque ikut mencatatkan nama di papan skor. Namun pada menit ke-85, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat free kick Simone Pepe.

Satu poin yang diraih gagal membawa Roma beranjak dari papan tengah. Sementara mereka tertahan di rutuan lima mengumpulkan 33 poin dari 18 giornata, terpaut lima poin dari Fiorentina sang pemuncak klasemen sementara.

Namun Garcia mengaku tidak bisa menuntut banyak dari para pemain, melihat timnya harus melakoni laga dengan komposisi yang terbatas. Dari barisan tengah, Daniele De Rossi, Seydou Keita, dan Salih Ucan dibekap cedera. Lalu Miralem Pjanic dan Radja Nainggolan masih terkena sanksi bermain.

Garcia kemudian mengkombinasikan William Vainqueur, Alessandro Florenzi di tengah serta menarik mundur Iago Falque guna melengkapi pola tiga gelandang. Krisis pun juga terjadi di lini serang.

Edin Dzeko sedang menjalani larangan tampil sedangkan Francesco Totti belum pulih dari cedera. Garcia lantas memainkan Sadiq yang minim jam terbang untuk mendampingi Mohamed Salah dan Gervinho di depan.

“Skuat hari ini sangat berbeda dari yang biasa dan saya tak bisa menginginkan banyak hal dari para pemain saya. Jelas kami kehilangan dua angka, karena kami unggul dua gol dan kemasukan dua gol dari set piece,” kata Garcia kepada Mediaset.

“Walau begitu, sebagian besar gelandang kami tidak bisa bermain namun hampir saja menang. Kini kami akan menjalani pertandingan penting i akhir pekan.”