David LuizDavid Luiz bersedia gajinya dikurangi dan mengambil risiko besar dengan keputusannya kembali ke Chelsea. Namun, perjudian Luiz itu ternyata tidak sia-sia dan Chelsea berhasil jadi juara di 2016/2017.

Bek timn nasional Brasil itu kembali ke Stamford Bridge setelah menghabiskan tiga musim bersama Paris Saint-Germain, di mana dia berhasil memenangkan seluruh titel domestik di sepakbola Prancis.

Keputusan memulangkan David Luiz ke Stamford Bridge dipertanyakan setelah empat musim yang tidak menentu sebelumnya. Pesepakbola berusia 30 tahun itu tampil kurang meyakinkan sehingga mendapat banyak kritik, tidak terkecuali dari para suporter The Blues.

Ternyata David Luiz yang dulu bukanlah David Luiz yang sekarang. Dia berhasil memainkan peran skema tiga bek yang dijalankan Antonio Conte di pertengahan musim ini yang mengantarkan Chelsea mendominasi sisa kompetisi.

Alhasil, David Luiz berhasil memenangkan gelar juara Premier League perdananya yang sekaligus menambah koleksi trofi-trofi yang dia dapatkan sebelumnya.

“Aku juara di Prancis. Aku pergi ke Paris selama dua tahun dan memenangkan semua titel di Prancis. Aku menjalani hidup yang hebat, aku punya ikatan kuat dengan klub. Aku memiliki segalanya di Paris dan kemudian aku mengambil risiko untuk datang kembali ke negara yang tidak terlalu menyukaiku,” ungkap David Luiz seperti yang dilansir dari Telegraph.

“Mereka tidak pernah lelah mengkritikku bahkan dengan keberhasilan juara Liga Champions, Liga Europa, dan bermain di seluruh pertandingan. Itulah mengapa hal itu adalah risiko dan aku senang menghadapi risiko,” lanjut dia.

“Aku harus berani mengambil sebuah risiko untuk merasakan sesuatu yang baik untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Sekarang aku sangat bahagia karena aku berani mengambilnya dan membuktikan bahwa itu adalah keputusan yang tepat.”

“Tidak masalah gajiku dikurangi saat aku memutuskan kembali ke sini. Tidak apa-apa. Tuhan sudah memberiku begitu banyak jadi aku gembira dengan situasi ini,” jelas David Luiz.

David Luiz berpeluang menyabet gelar juara keduanya di musim ini, yakni Piala FA saat Chelsea berhadapan dengan Arsenal di partai final, pada hari Sabtu (27 Mei 2017) malam WIB.