Jose MourinhoJose Mourinho bercerita ketika dirinya hengkang dari Real Madrid beberapa tahun silam. Mourinho mengungkapkan jika dia sampai harus memohon-mohon saat ingin meninggalkan Real Madrid. Pasalnya, petinggi klub kala tidak mengizinkan Mourinho pergi.

Mourinho mulai bekerja menjadi manajer Real Madrid pada musim 2010/2011 setelah berhasil mengantarkan Inter Milan meraih treble winners. Di musim perdananya, Mourinho sukses membawa El Real meraih Copa del Rey.

Kemudian berlanjut di musim keduanya ketika Mourinho mengantarkan Real Madrid menjuarai La Liga yang merupakan gelar liga pertama sejak 2008. Tidak hanya itu, Madrid diantarkan oleh Mourinho mencatatkan rekor poin plus rekor gol dalam semusim.

Sayangnya, performa Los Blancos kemudian menurun drastis di musim ketiga Mourinho. Diwarnai isu perpecahan di dalam tim di mana Mourinho dikabarkan berseteru dengan sejumlah pemain bintang termasuk Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo.

Mourinho akhirnya hengkang dari Real Madrid pada akhir musim 2012/2013 tanpa memenangkan satu pun trofi. Ini termasuk kekalahan dari Atletico Madrid dalam final Copa del Rey. Mengenai kepergiannya dari Madrid empat tahun lalu, Mourinho mengungkapkan secara jujur kalau saat itu petinggi klub termasuk Presiden Florentino Perez melarang dia meninggalkan klub.

“Jujur saja, beberapa orang di manajemen Real Madrid saat itu ingin saya bertahan, mereka tidak ingin saya pergi. Semua orang di klub, presiden, CEO, petinggi klub, saya sendiri, kami semua merasa bahwa saya sedang ada di masa sulit dari pekerjaan ini dan mereka menahan saya untuk tetap tinggal,” tutur Jose Mourinho di Soccerway.

“Faktanya, saya harus memohon kepada mereka agar saya boleh pergi. Saya rasa hal seperti itu tidak akan terjadi di United, karena saya tidak ingin pergi. Sementara di Real Madrid, saya sendiri memang ingin melakukan itu.” lanjut Jose Mourinho.

“Sebelumnya saya memperoleh dua kali kesempatan tapi saya selalu menolak. Dan pada kesempatan ketiga, akhirnya saya menerimanya. Saya ingin ke sana dan meraih juara, tapi saya tidak ingin bertahan di sana. Saya tidak betah si Spanyol. Saya ingin kembali ke Inggris dan bergabung dengan Chelsea,” tutup Mourinho yang kini melatih Manchester United itu.