Jose Mourinho membandingkan tantangan yang dia hadapi di Manchester United dengan tantangan di klub-klub yang sebelumnya dia tangani. Menurut Mourinho, apa yang dia alami di MU sekarang ini mirip dengan saat di Real Madrid.

Di bawah arahan Mourinho, MU sudah memenangkan dua trofi pada musim ini, yang pertama adalah Community Shield di awal musim dan Piala Liga Inggris. Selain itu, The Red Devils masih punya kesempatan menjadi juara di Liga Europa.

Akan tetapi, The Red Devils belum bisa berbuat banyak dalam perebutan gelar Premier League. Mereka kini ada di peringkat kelima, tertinggal 15 poin dari Chelsea yang ada di puncak klasemen sementara, serta tertinggal 1 poin dari Manchester City yang ada di posisi empat besar.

Sementara ketika pertama kali datang ke Madrid pada 2010 silam, Mourinho hanya sanggup mempersembahkan trofi Copa del Rey pada musim pertamanya. Pada musim kedua, barulah manajer berkebangsaan Portugal itu berhasil mematahkan dominasi Barcelona dengan mengantarkan El Real tampil sebagai jawara La Liga. Sejak saat itu, Madrid belum jadi juara liga lagi.

“Saya bisa tantangan di sini mirip dengan Real Madrid karena mereka adalah dua tim besar yang berada dalam masa-masa sulit. Anda datang ke klub raksasa, merasakan atmosfer, tekanan, serta ekspektasinya,” ujar Mourinho seperti yang dilansir dalam Sky Sports.

“Tapi, Anda juga merasa jika klub belum sepenuhnya siap dengan tantangan ini, dan juga belum siap untuk ekspektasi seperti ini, dan anda harus bekerja lebih keras lagi,” lanjutnya.

“Anda harus bekerja lebih keras lagi. Jadi saya akan membandingkan kedatangan saya ke sini hampir sama dengan kedatangan saya ke Real Madrid. Chelsea adalah profil yang berbeda, begitu pula Inter Milan dan FC Porto,” tutup Mourinho.