Mason hanya menjadi pemain pengganti di Wembley

Mason dipanggil kembali ke tim nasional

Gelandang Tottenham, Ryan Mason memiliki keinginan untuk menjadi pemain yang tak tergantikan di bawah manajer tim nasional Inggris saat ini, Roy Hodgson.

Mason dipanggil kembali ke tim nasional untuk pertandingan persahabatan internasional melawan Perancis pada 17 November, tapi hanya menjadi pemain pengganti yang tidak digunakan dalam kemenangan 2-0 di Stadion Wembley. Pemain berusia 24 tahun itu telah kembali ke persaingan yang ketat untuk mendapatkan tempat di lini tengah Tottenham setelah pulih dari cedera lutut yang dideritanya pada bulan September, dengan Eric Dier, Dele Alli dan Mousa Dembele semuanya tengah dalam bentuk permainan yang luar biasa.

Namun, Mason tetap yakin ia dapat memenangkan kembali tempatnya di tim Mauricio Pochettino itu. “Bapak ini mungkin salah satu manajer terbaik yang ada yang mau untuk memberikan pemain muda kesempatan bermain di Liga Premier,” kata Mason kepada Sky Sports. “Anda percaya kepada para pemain ini. Jika Anda cukup baik, maka Anda akan bermain. Umur tidak relevan, pengalaman tidak relevan. Anda mendapatkan pengalaman dari bermain dalam pertandingan. “Ini bagus untuk tim nasional Inggris. Untuk pertandingan melawan Perancis, kami memiliki lima pemain Tottenham yang terlibat dan kemungkinan untuk memiliki tujuh atau delapan orang di skuad cukup besar.

“Saya bekerja keras untuk dapat kembali ke sana dan saya yakin akan kemampuan saya. Ada banyak gelandang Inggris yang berbakat, sehingga sekarang tergantung kepada saya untuk menampilkan permainan yang membuat mustahil bagi manajer Inggris untuk tidak menyertakan saya.” Tottenham – peringkat kelima dalam Liga Utama Inggris dan tak terkalahkan sejak hari pertama musim ini – akan menghadapi juara musim lalu Chelsea di White Hart Lane hari Minggu ini.