jurgen kloppMenghadapi Borussia Dortmund bukan menjadi alasan untuk Jurgen Klopp meredam emosinya. Andai nanti Liverpool berhasil cetak gol, Klopp pun bakal tetap melakukan perayaan.

Klopp bakal pulang lagi ke Signal Iduna Park. Namun kali ini dia datang berstatus sebagai rival. Klopp dan The Reds akan menghadapi pertandingan leg I babak perempatfinal Liga Europa, Jumat (8/4/2016) dinihari WIB.

Signal Iduna Park memang pernah menjadi rumah kedua untuk Klopp selama lebih dari setengah dekade. Dari tahun 2008 sampai 2015 itu juga, Klopp memiliki kenangan manis bersama Die Borussen dengan meraih dua titel Bundesliga dan melaju ke final Liga Champions.

Berhadapan dengan bekas klub takkan menjadi alasan untuk manajer asal Jerman ini menahan emosinya. Klopp yang sering terlihat amat ekspresif ketika merayakan gol timnya itu takkan segan-segan berselebrasi bila Jordan Henderson dan kawan-kawan menjebol jala Dortmund.

“Tentu saja pasti merayakannya. Saya pernah melakukan itu saat saya kembali ke Mainz bersama Dortmund dan sebelumnya saya pernah bertahan di sana lebih dari 18 tahun lamanya,” ujar Klopp seperti dikutip dari Guardian.

“Bila usai tujuh tahun mereka tidak mengenal saya lagi seperti dahulu bahwa jika tim saya mencetak gol dan saya akan merayakannya, lalu apa yang bisa saya katakan?”

“Perayaan itu tergantung. Apabila di menit-menit awal saya tak tahu, saya takkan berlari di pinggir lapangan. Namun apabila gol itu krusial, penentu, dan di momen tersebut perayaan akan terjadi.”

“Ini tidak berarti saya sudah membuat rencana, namun saya takkan minum obat penenang untuk menghentikan saya merayakan gol,” katanya.