ole gunnar solskjaerAnjloknya performa Manchester United dalam beberapa tahun belakangan disebut bekas strikernya, Ole Gunnar Solskjaer, amat memalukan. Menurutnya, United bukan lah klub yang layak hanya mengincar empat besar.

Semenjak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson pada akhir musim 2012/2013, klub berjuluk Setan Merah ini mengalami kemunduran. Di delapan musim sebelumnya era Ferguson mereka selalu bersaing memperebutkan titel, lima diantaranya mereka juara.

Lalu musim lalu musim 2013 lalu mereka hanya finis di tempat ketujuh klasemen Premier League. Sementara musim lalu, bersama Louis van Gaal mereka mengakhiri kompetisi di peringkat empat.

Dan lagi-lagi musim ini mereka gagal bersaing dengan tim kuat lain. Sampai detik ini The Red Devils hanya siap bertarung memperebutkan satu tiket ke Liga Champions musim depan.

Hingga pekan ke-26, MU masih tertahan di peringkat kelima mengkoleksi 41 angka. Wayne Rooney cs. terpaut enam angka dari musuh sekota, Manchester City di posisi keempat yang batas akhir zona Liga Champions.

Serangkaian hasil itu diklaim Solskjaer telah keluar dari tradisi yang telah dibangung oleh Ferguson. Ditambah lagi, ia merasa United sudah turun kasta dengan kini sekadar memburu tempat keempat. Belakangan mereka juga tengah diganggu masalah internal terkait kursi pelatih, mempertahankan Van Gaal atau merekrut Jose Mourinho.

“Saya pribadi amat kecewa dengan prestasi selama beberapa musim terakhir. Kami sadar masa setelah Ferguson itu akan sulit, namun kami gagal menjaga konsistensi dan sepak bola menghibur serta menyerang,” kata Solskkjaer kepada Fotbollskanalen.

“Cukup berat mengetahui Manchester City sukses merekrut Pep Guardiola dan bakal menarik bintang-bintang terbesar di Eropa. Saya salah satu penggemar Guardiola dan gaya melatihnya.”

“Kini United wajib bekerja keras, saling membantu. Mereka berada di masa-masa sulit. Dahulu kami biasa meraih kemenangan, kami terbiasa finis di posisi pertama dan posisi kedua bagi kami sudah sangat mengecewakan.”