joachim loewInsiden bom di ibukota Prancis, Paris, rupanya masih berada dalam benak para peserta ajang Piala Eropa 2016. Misalnya Inggris dan Jerman, dua favorit juara itu menyebut masih memikirkan aspek keamaan walau yakin Prancis selaku tuan rumah bisa mengatasinya.

Serangan teror akhir tahun lalu membuat laga ujicoba antara Prancis kontra Jerman terganggu. Walau tidak menelan korban jiwa, jadwal beberapa laga di Benua Biru sempat terkendala.

Kendati sudah melewati tahun dan situasi kota Paris mulai aman dari ancaman, rasa cemas tetap ada di pikiran kontestan Piala Eropa. Hal tersebut diutarakan oleh manajer Der Panzer, Joachim Low.

“Tentu aspek keamaan ada masalah atas insiden pada November lalu, anda tidak bisa lua begitu saja. Namun saya yakin Prancis telah melalukan semuanya agar keamanan di sana terjamin,” ucapnya saat mengikuti workshop di Paris seperti dikutip situs resmi UEFA.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Roy Hodgson. Manajer The Three Lions itu melihat Prancis telah melakukan langkah tepat pasca serangan teroris.

“Saya yakin pemerintah Prancis, UEFA dan seluruh pihak keamanan telah mengantisipasi semua kemungkinan yang akan terjadi.

Pihak panitia sempat mengungkapkan rencana unik terkait laga yang bakal dilangsungkan di stadion kosong tanpa penonton. Low pun menganggap pikiran itu hal.

“Piala Eopa atau Piala Dunia kosong, tidak akan yang yang ingin melihatnya. Semoga Piala Eropa berlangsung seperti apa yang kita inginkan,” tegasnya.