carlo ancelottiPelatih kepala Bayern Munich Carlo Ancelotti menegaskan agen pemain sudah terlalu memberi pengaruh dalam sepakbola era modern. Kini, setelah 20 tahun meniti perjalanan di tingkat manajemen, Ancelotti punya cara yang terbilang sederhana untuk mengatasi para agen, yakni menghindari mereka.

Dikutip oleh Mirror, Selasa 6 September 2016, Don Carletto dalam buku barunya ‘Quite Leadership: Winning Hearts, Minds and Matches’, membocorkan tekanan yang ia dapat ketika masih menukangi Real Madrid. Presiden klub Florentino Perez, memaksa dia untuk menurunkan Gareth Bale sebagai striker tengah.

Tekanan dari bos Los Blancos itu bermula dari masukan agen Bale, Jonathan Barnet. Ancelotti mengungkapkan, dirinya tak ingin dibuat pusing sendiri berbicara dengan agen pemain, dan cuma berurusan dengan sang pemain secara langsung.

“Saya tak bicara dengan agen pemain. Mereka tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan saya, menurut pandangan saya. Saya hanya mau berbicara langsung dengan pemain dan berharap mereka langsung bertemu dengan saya apabila ada masalah ketimbang mengirimkan agen mereka,” ujar Ancelotti.

Menurutnya para agen pemain sudah memberi pengaruh banyak, bahkan berkuasa. “Tak sedikit klub yang memberikan agen porsi yang besar. Tapi, fans datang ke stadion untuk melihat pesepakbola bermain. Pemain adalah figur paling penting di sepakbola, bukan agen maupun pelatih,” katanya.