Inggris Piala Dunia 2018Tim nasional Inggris menatap Piala Dunia 2018 dengan rasa percaya diri yang tinggi. Mantan manajer, The Three Lions, Fabio Capello memperingatkan kondisi fisik dan masalah kelelahan bisa jadi penghambat Inggris untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2018.

Fabio Capello sempat jadi manajer tim nasional Inggris pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. saat itu, The Three Lions terhenti di 16 besar setelah disingkirkan oleh tim nasional Jerman dengan skor 1-4.

Walaupun demikian, kondisi Inggris sekarang terbilang berbeda. Mereka berisikan skuat yang lebih muda dan punya permainan yang lebih kolektif. Tidak lagi diisi oleh bintang-bintang besar seperti era terdahulu.

Inggris melewati babak kualifikasi dengan meyakinkan. Harry Kane dan kawan-kawan mengakhiri persaingan sebagai pemuncak klasemen kualifikasi Grup F zona Eropa dan tak terkalahkan (8 kali menang dan 2 kali imbang).

Terlepas dari itu, Capello memprediksikan perjalanan kesebelasan Inggris tidak akan bebas dari hambatan di Piala Dunia 2018. Akan ada satu masalah yang bisa jadi penghambat mimpi mereka untuk meraih trofi internasional pertama sejak 1966.

“Untuk Piala Dunia kali ini, Inggris diperkuat oleh beberapa pemain muda dengan talenta dan pengetahuan yang hebat. Saya rasa pemain-pemain muda ini tidak merasakan tekanan, sehingga mereka bermain tanpa tensi yang terlalu tinggi” jelas Fabio Capello kepada FIFA.com.

“Masalah utamanya adalah, menurut saya, adalah masalah kelelahan fisik. Bisa saja mereka melawan tim-tim yang berada dalam kondisi fisik yang lebih baik dalam kompetisi itu,” lanjut pelatih asal Italia tersebut.

Salah satu penyebab kelelahan pemain Inggris bisa jadi karena padatnya jadwal Liga Premier Inggris. Pada periode Natal dan tahun baru, klub-klub Inggris malah sering punya jadwal tanding yang makin padat.

Soal komposisi pemain Inggris saat ini, Inggris akan sangat terbantu dengan kehadiran sang striker andalan, Harry Kane.

“Harry Kane adalah striker hebat dan dia bisa menjadi sosok yang sangat penting bagi tim. Dia adalah tipe pemain yang diinginkan semua tim. Di atas itu, ia punya ‘naluri membunuh’ di depan gawang,” demikian kata Fabio Capello mengakhri pembicaraan.