memphis depayPelatih sementara Chelsea asal Belanda, Guus Hiddink, melayangkan dibiran pada arsitak Manchester United (MU), Louis Van Gaal. Hiddink menyarankan rekan satu negaranya itu untuk lebih sabar menghadapi pemain. Salah satunya adalah pemain muda United, Memphis Depay, yang juga berasal dari Belanda.

Sebagai orang yang pernah bekerja sama dengan Memphis dari 2014 hingga 2015 ini, Hiddink tentu tahu betul kualitas dalam diri pemain berusia 21 tahun tersebut.

“Usia Memphis masih sangat muda. Saat dia berkarier di Liga Belanda, dia merupakan salah seorang bintang yang masih begitu belia,” kata Hiddink seperti dilansir Standard (28/12).

Usai berhasil mengantarkan PSV Eindhoven memenangi titel Eredivisie 2014/2015, Depay memutuskan untuk menjalani karier barunya di Premier League bersama Setan Merah. Tapi di bawah polesan Van Gaal, performa Memphis anjlok drastis.

Disamping tambah sering jadi penghangat bangku cadangan, Memphis hanya tampil sebanyak 14 kali di Liga Premier serta baru membukukan dua biji gol. Torehan yang berbeda jauh bila dibandingkan dengan raihan 22 golnya ketika masih membela PSV musim lalu.

“Memphis memiliki bakal besar, namun dia harus bertarung dengan gaya sepakbola Premier League yang punya intensitas tinggi sepanjang laga. Itu adalah masalah yang harus dilalui setiap pemain dan saya rasa Memphis butuh waktu lebih banyak,” Hiddink menjelaskan.

Hiddink ditunjuk sebagai manajer pelatih interim pada akhir November. Sejauh ini, dia masih belum bisa mengembalikan konsistensi Chelsea di papan klasemen. Terakhir Chelsea dan United bermain seri tanpa gol di Old Trafford dinihari tadi.

Dua pelatih ini sempat saling bermusuhan ketikan masih melatih duo Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Ketika itu LvG yang melatih Barca sukses membungkam Hiddink bersama Madridnya pada musim kompetisi 1998/1999. Hasil tersebut lah yang menyebabkan Hiddink langsung dipecat.