pep guardiolaHasil buruk tak henti-hentinya diterima Manchester City belakangan ini sehingga kans lolos ke Liga Champions semakin terancam. Jika tampil di Liga Europa, mereka dipastikan tetap berada di bawah naungan Pep Guardiola.

City menderita kekalahan kesembilannya di liga musim ini ketika dikandaskan rival sekota Manchester United, Minggu (20/3/2016) malam WIB. City masih tertahan di peringkat empat, namun mereka cuma terpaut satu angka dari peringkat enam serta lima, West Ham United dan The Red Devils.

Penampilan Sergio Aguero mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir, terlebih usai peresmian penunjukkan Guardiola sebagai manajer. Hanya tiga kemenangan diraih dari 11 laga.

Dengan situasi itu, tak bisa dipingkiri City bakal kehilangan tiket Liga Champions dan anjlok ke turnamen kasta kedua yaitu Liga Europa. Ancaman tampil di Liga Europa lantas melahirkan pertanyaan terkait status Guardiola, apakah dia tetap akan bergabung bila hal tersebut terjadi?

Menurut klaim BBC, tak ada klausul bagi Guardiola untuk membatalkan kedatangannya ke Etihad Stadium jika City gagal lolos ke Liga Champions. Perlu diketahui, Guardiola belum pernah membesut tim yang tampil di Liga Europa. Barcelona dan Bayern Munich pun selalu bertarung di Liga Champions.

Sedangkan dilaporkan Guardian, City akan coba membangun kekuatan baru bersama Guardiola. Kendati sekarang dia hanya diikat kontrak tiga musim, kubu manajemen telah mempersiapkan rencana panjang untuk pria asal Spanyol itu.

Salah satunya menyiapkan uang belanja segudang. Selama di Barca, Guardiola pernah bertahan selama empat musim.