milan badeljDalam dua lawan terakhir ke Olimpico Stadium, Fiorentina selalu bisa menang atas AS Roma. Tetapi kali ini Fiorentina menyebut sang lawan lebih sulit dikalahkan di kandangnya.

Klub berjuluk La Viola ini bakal menantang Serigala Ibukota, Sabtu (5/3) dinihari WIB. Kedua kesebelasan sama-sama tengah menjalani tren oke di Serie A, dimana Roma berhasil meraih enam kemenangan beruntun sementara Fiorentina belum pernah kalah di tujuh pertandingan terakhir.

Menghadapi Roma, Fiorentina mengantongi bekal catatan oke. Mereka pernah mengkandaskan Il Giallorossi 2-0 di babak 8 besar Coppa Italia sebelum menang lagi atas rivalnya itu tiga gol tanpa balas di babak 16 besar Liga Europa.

Namun musim ini Roma sudah berbeda setelah Luciano Spalletti datang menggantikan Rudi Garcia. Di bawah Spalletti, Il Lupi baru kalah dua kali dalam 10 laga dan sukses merangsek lagi ke jajaran tim teratas klasemen.

“Saya selalu senang bermain di Olimpico,” kata gelandang Fiorentina Milan Badelj kepada Gazzetta dello Sport. “Tahun 2015 kami menang 2-0 di Coppa Italia dan 3-0 di Liga Europa.”

“Akan tetapi kali ini pertarungan akan lebih ketat,” sambung dia.

Sama-sama mengkoleksi 53 angka, Fiorentina dan Roma bakal memperebutkan peringkat tiga klasemen. ‘Si Ungu’ masih akan bertumpu pada striker andalan, Nikola Kalinic, yang telah mengemas 11 gol.

“Kalinic merupakan penyerang berbahaya. Seorang penyerang modern dan di Fiorentina dia telah menemukan habitat sempurna. Nikola punya dua atau tiga kesempatan bersih untuk bikin gol di setiap laga. Itu tak selalu dilakukan semua striker di Serie A,” ucap Badelj.