Paulo DybalaPaulo Dybala tidak ingin mengobral janji-janji bahwa dia akan selamanya bermain untuk Juventus. Sebab dunia sepakbola sekarang ini tidak bisa memberikan terlalu banyak kepastian.

Dybala diharapkan menjadi sosok sentral dan ikon masa depan untuk Juventus. Dengan kualitas dan usianya yang baru menginjak angka 24 tahun, penyerang tim nasional Argentina itu tepat untuk menjadi sosok penerus Gianluigi Buffon yang eranya akan segera berakhir.

Nama-nama besar yang ada di squad Juventus saat ini memang sudah mendekati masa pensiun. Sebut saja Giorgio Chiellini yang sudah berusia 33 tahun, Claudio Marchisio sekarang sudah berusia 31 tahun, sementara Andrea Barzagli malah sudah berumur 36 tahun.

La Vecchia Signora sendiri niscaya berharap bisa mempertahankan bintangnya itu selama mungkin, bahkan sampai pensiun. Kontrak baru yang ditandatangani Paulo Dybala pada tahun ini dan berlaku sampai musim panas tahun 2022 mendatang menunjukkan niat tersebut.

Dybala pribadi merasa terhormat bisa bermain untuk klub sebesar Juventus, terlebih setelah diberikan peran sebagai pemain nomor 10 sekaligus menjadi pemegang nomor punggung ikonik tersebut. Tapi soal kesempatan bermain hanya untuk Juventus sepanjang kariernya, Dybala tidak ingin menebar janji-janji.

“Saya tidak akan membuat janji-janji apapun, terutama karena bukan haya saya yang menentukan hal itu. Walaupun demikian, pada saat ini saya tidak mengatakan bahwa ini adalah tahun terakhir saya, bahwa saya akan pergi,” ungkap Paulo Dybala seperti dilansir dari Football Italia.

“Saya hanya berpikir soal saat ini dan yang ada di sana adalah untuk menang. Dalam dunia sepakbola sekarang ini kita tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, kami punya contoh yang sangat mencolok akan hal itu di musim panas ini,” demikian kata Paulo Dybala.