didier deschampsMemang betul Prancis sukses meraih kemenangan atas Belanda pada partai ujicoba. Akan tetapi manajer Didier Deschamps menyayangkan kelengahan Prancis sempat membuang keunggulan dua gol.

Pada partai yang berlangsung di Amsterdam ArenA, Sabtu (26/3/2016) dini hari WIB, Prancis menang dengan skor ketat 3-2 atas Belanda. Kemenangan Prancis ditentukan melalui gol Blaise Matuidi dua menit jelang bubaran.

Sejatinya Prancis memulai duel dengan cukup gemilang. Mereka langsung memimpin dua gol hanya dalam tempo 13 menit saja. Gol tersebut masing-masing dibukukan Olivier Giroud.

Tapi Belanda bisa bangkit di paruh kedua. Gol Luuk de Jong di menit ke-47 dan Ibrahim Afellay di menit ke-86 sempat membuat skor menjadi seri 2-2.

Hingga pada akhirnya Les Bleus berhasil mengunci kemenangan di menit 88 berkat gol Matuidi. Pemain tengah milik Paris Saint-Germain tersebut bikin gol usai memaksimalkan umpan jitu dari Anthony Martial.

Kendati menang, Deschamps mengantongi banyak koreksi untuk timnya. Secara khusus dia mengeluhkan konsentrasi para pemain yang turun di paruh kedua.

“Gol pertama Belanda (oleh Luuk de Jong) tercipta lewat tangan namun kami sangat buruk dalam konsentrasi di gol kedua dan kami harus memperbaiki aspek itu,” ujar Deschamps seperti dikutip dari Soccerway.

“Kami menampilkan sepakbola yang bagus di babak pertama, tapi tidak halnya di paruh kedua. Akhirnya kami berhasil keluar sebagai pemenang namun kami wajib menjaga fokus selama 90 menit.”

“Tim menguasai pertandingan dan hasil bisa saja berakhir imbang 2-2. Kami membuat tujuh sampai delapan kans bersih dan harus bisa mengelola pertandingan lebih baik daripada itu,” katanya.

Prancis akan melanjutkan partai ujicobanya menghadapi Rusia pada hari Selasa (29/3) mendatang.