didier deschampsManajer tim nasional Prancis Didier Deschamps akhirnya mengikutsertakan N’Golo Kante dan Dimitri Payet dalam skuat. Deschamps mengaku tak mungkin mengacuhkan performa kedua pemain ini yang gemilang bersama klub.

Kante dan Payet bakal masuk skuat Prancis untuk pertanndingan ujicoba kontra Belanda (25
Maret) dan Rusia (29 Maret) sebelum gelaran Piala Eropa 2016

Kedatangan dua pamin ini menyebabkan sejumlah pilar utama, seperti Morgan Schneiderlin, harus menepi untuk sementara.

Wajar apabila Deschamps akhirnya membawa Kante berkat penampilan okenya bersama Leicester City sejauh ini. Beroperasi sebagai gelandang bertahan, Kante merupakan pemain dengan total tekel (93) dan intersep (120) paling banyak di Premier League.

Bersinarnya Kante jadi faktor penting mengapa Leicester mampu memimpin papan klasemen sekarang ini. Untuk pemain berusia 24 tahun itu, ini merupakan pemanggilan pertamanya.

“Dia (Kante) merupakan seorang pemain yang komplet. Ia memiliki kualitas dalam merebut bola, antisipasi dan juga penempatan posisi yang bagus,” ujar Deschamps seperti dikutip Soccerway.

“Tidak cuma itu saja, dia memiliki kekuatan fisik yang bagus membuatnya menjadi pemain box-to-box layaknya seperti yang orang Inggris sering katakan. Dia oun oke dalam menyerang,” sambungnya.

Disamping Kante, Deschamps akhirnya membawa Payet yang pada musim ini menginspirasi West Ham United bertarung dengan tim-tim top di papan atas klasemen dengan perolehan 11 gol dari 27 partai di berbagai ajang.

Kali terakhir gelandang berusia 27 tahun tersebut tampil untuk Prancis pada Juli 2015 lalu dan mencatatkan sembilan caps semenjak debut untuk Les Bleus tahun 2010.