Kalah lewat dasi sisi jumlah pemain tidak menghentikan Prancis untuk menangkan laga atas Inggris. Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps, juga angkat topi pada para pemainnya.

Prancis bermain menjadi pemenang di pertandingan friendly berhadapan dengan Inggris pada hari Rabu (14/6/2017) dinihari WIB di Stade de France, Saint-Denis. Tim tuan rumah menangkan laga dengan skor tipis 3-2.

Inggris berhasilĀ  raih keunggulan lebih awal lewat angka yang diciptakan oleh Harry Kane pada beberapa menit awal. Tetapi, sebelum babak pertama selesai, Prancis telah berbalik unggul dengan skor 2-1 lewat angka yang diciptakan oleh Samuel Umtiti dan Djibril Sidibe.

Persoalan yang serius menerpa Prancis di awal babak kedua. Pemain belakang Raphael Varane diberi kartu merah langsung karena menjatuhkan Dele Alli.

Pelanggaran itu pun bikin Inggris raih tendangan penalti. Kane sebagai eksekutor berhasil menuntaskan dengan baik dan merubah skor menjadi imbang 2-2.

Biarpun hanya tampil dengan sisa 10 pemain pada sisa babak kedua, Prancis malah dapat keluar menjadi pemenang. Ousmane Dembele menjadi penentu hasil oke untuk tim tuan rumah dengan angka yang berhasil ia ciptakan.

“Terus menjadi hal yang oke untuk akhiri musim dengan sebuah hasil oke, khususnya usai kalah (dari Swedia). Kami perlu tampil dengan sisa 10 pemain, maka mengangkat topi untuk para pemain, sebab ini adalah tim Inggris yang luar biasa,” ucap Deschamps.

“Tugas kami menjadi makin sulit dengan kartu merah, itu terlihat kejam. Kami bikin beberapa kans, dan mereka yang tampil dengan menunjukkan banyak hal oke,” imbuh dia.

Prancis sebelumnya tunduk dengan skor akhir 1-2 saat berhadapan dengan Swedia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Deschamps masih sesali hasil negatif itu.

“Saya merasa amat puas dengan hasil oke dengan sisa 10 pemain. Namun, saya bakal tukar 2 hasil oke di pertandingan friendly dengan sebuah hasil oke di Swedia. Namun, saya tidak dapat berbuat apapun tentang hal tersebut,” kata dia.

“Saya miliki rasa sesal tentang hasil tersebut dan apa yang sudah berlangsung,” imbuh Deschamps.