Manchester CityAda yang menilai bahwa Manchester City bakal melaju lambat di paruh kedua musim ini. Namun, sang manajer, Josep Guardiola menolak prediksi itu.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Manchester City merupakan salah satu tim yang paling on fire di Eropa saat ini, lebih oke dari Barcelona, Bayern Munchen, Paris Saint-Germain, atau bahkan juara Eropa Real Madrid yang terseok-seok.

Di Premier League yang terkenal ketat, City kini bisa nyaman memimpin klasemen dengan keunggulan 13 poin atas Manchester United di peringkat kedua. Selain itu, The Citizens tampil sangat tajam lewat torehan 60 gol dari 19 pekan berlalu atau rata-rata tiga gol lebih per laga.

Wajar jika performa tim asuhan Josep Guardiola tersebut mendapat pujian dari banyak pihak. Tapi di balik performa hebat itu, tersimpan kekhawatiran bahwa The Citizens akan melempem begitu musim setengah jalan.

Apalagi jadwal padat sudah ada di depan mata sampai akhir Januari ketika Piala FA berlangsung ditambah dengan dua semifinal Piala Liga Inggris. Namun Guardiola menyanggah anggapan itu dan memastikan dirinya akan menjaga kondisi para pemainnya agar timnya bisa terus tampil oke seperti biasanya.

“Lelah? Saya rasa tidak. Mungkin kekhawatiran ini memang ada namum kami punya skuat yang cukup bagus. Gabriel Jesus tidak bermain lawan Bournemouth, namun dia bermain melawan Leicester City,” ujar Josep Guardiola seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Tentu saja kami akan merotasi pemain dalam periode ini. Kami bermain empat hari sekali. Semua yang bermain sebelumnya akan bermain juga di pertandingan selanjutnya. Itu semua karena kualitas pemain yang saya miliki”

Di laga Boxing Day nanti, Manchester City akan melawat ke St James’ Park untuk menghadapi Newcastle United, Kamis (28 Desember 2017) dinihari WIB besok. Sergio Aguero dan kawan-kawan sudah tidak terkalahkan di 27 laga liga terakhir sejak April.