Kemenangan atas Everton di pekan ke-35 dinilai sebagai sebuah momen yang sangat dalam usaha Chelsea memenangkan Premier League musim ini. Ada anggapan yang menyebut jika The Blues sudah berhasil mengatasi tantangan terakhir mereka.

Chelsea meraih kemenangan telak 3 – 0 kala berkunjung ke markas The Toffees, Goodison Park Stadium, Minggu (30 April 2017) silam. Hasil itu menjaga skuat besutan Antonio Conte untuk tetap bertahan di puncak klasemen dengan keunggulan empat angka atas Tottenham Hotspur di posisi dua.

Butuh waktu 66 menit bagi The Blues untuk membuka skor. Adalah Pedro Rodriguez yang menjadi pencetak gol pertama The Blues dengan memanfaatkan umpan Nemanja Matic. Dua gol lainnya dilesakkan Gary Cahill di menit ke-79 dan Willian pada menit ke-86.

Mantan pemain Manchester United dan tim nasional Inggris, Gary Neville percaya Chelsea kini sudah ada di jalan lapang ke tangga juara. Neville sempat memperkirakan Everton bisa memberikan ancaman berarti untuk tim asuhan Antonio Conte, tapi nyatanya tidak terjadi.

Dalam sisa empat pertandingan, Eden Hazard dan kawan-kawan punya jadwal yang bisa dibilang ringan. Mereka akan berhadapan dengan Middlesbrough, West Bromwich Albion, Watford, serta tim yang sudah dipastikan turun kasta, Sunderland.

“Selalu ada momen-momen besar menuju gelar juara di akhir musim. Tapi ketika kita melihat kembali, saya rasa kemenangan Chelsea di markas Everton akan dianggap sebagai ujian terakhir,” ungkap Neville seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Saya tahu mereka masih harus sampai ke garis finis, tapi dengan lihat saja ke jadwal yang akan mereka punya selanjutnya. Pertandingan melawan Everton sendiri tidak berjalan seperti yang saya perkirakan sebelumnya.”

“Saya dulu pernah bermain dan bekerja di Everton dan melihat atmosfer kurang bersahabat berkembang sampai ke tahap hal itu bisa jadi hal yang cukup penting. Frank Lampard mengatakan kata emosi di laga-laga seperti ini di Everton.”

“Tapi kemarin itu tidak seperti yang saya perkirakan. Performa Everton memang tidak pernah benar-benar terhubung dengan para penggemar mereka, yang mendukung Chelsea untuk bermain di tempo lebih lambat,” tambahnya.