Petr CechPetr Cech tidak ingin mengkritik kinerja wasit dalam pertandingan melawan Manchester City. Namun penjaga gawang Arsenal itu mengaku terkejut dengan gol ketiga Manchester City yang berbau offside.

Arsenal menelan kekalahan 1 – 3 saat bertandang ke Etihad Stadium, Minggu (5 November 2017) malam WIB. Dua gol terakhir Manchester City dalam pertandingan kali ini jadi bahan perdebatan.

Gol kedua merupakan tendanga penalti dari Sergio Aguero setelah Nacho Monreal terlibat kontak fisik dengan Raheem Sterling. Para pemain Arsenal menilai itu duel yang fair karena Nacho menggunakan bahu dan kontaknya tidak terlalu besar. Tapi wasit Michael Oliver menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran.

Setelah gol tersebut, Arsenal sempat mencetak gol balasan lewat Alexandre Lacazette dan membuat skor menjadi 1 – 2. Namun beberapa menit menjelang pertandingan berakhir, tim tuan rumah mencetak gol ketiga yang lagi-lagi berbau kontroversi.

David Silva dinilai oleh para pemain Arsenal sudah berada dalam posisi offside ketika bola dikirimkan kepadanya lalu kembali dioper kepada Gabriel Jesus untuk jadi gol. Gol ini disebut oleh Petr Cech jadi pukulan telak untuk The Gunners.

Untuk urusan penalti, Cech mengaku tidak mendapatkan pandangan yang jelas. Tapi soal gol ketiga, dia merasa sangat yakin jika Silva dalam posisi di belakang para beknya. Namun dia tak ingin menyebut keputusan wasit salah atau benar.

“Dalam kedudukan 2 – 1, kami kembali punya kesempatan membalas dan masih dalam persaingan. Kami punya waktu untuk mencari gol penyeimbang, tapi gol ketiga kami membuat perbedaan besar,” kata Petr Cech seperti dilansir dari harian BBC.

“Saya tidak ingin bicara soal penalti, karena sudut pandang saya. Tapi pada gol ketiga, saya sangat terkejut. David Silva terlihat jauh di belakang semua orang, namun wasit punya pandangan yang lebih baik daripada saya. Wasit punya tugas yang sulit.”