ac-milanBos AC Milan Silvio Berlusconi mengungkap ketidaksetujuan dengan taktik Vincenzo Montella, walaupun memuji hasil polesannya buat Rossoneri.

Hal itu diungkapkan Berlusconi usai Milan ditahan imbang 2-2 oleh rival satu kota, Inter Milan, dalam Derby della Madonnina, Senin (21/11/2016) dinihari WIB.

“Derby berakhir dengan hasil yang layak,” kata Berlusconi seperti dilansir Football Italia.

Rossoneri dua kali unggul lewat Suso namun dua kali juga Inter membalas, yang pertama lewat Antonio Candreva dan yang kedua melalui Ivan Perisic pada menit-menit akhir. Hasil imbang tak membuat Milan beranjak dari urutan ketiga mengumpulkan 26 poin, setara AS Roma.

“Apa yang terjadi di akhir laga sangat disayangkan karena sejatinya kami berharap bisa menempati posisi dua klasemen, kini angka kami sama Roma. Kami tidak bermain dengan buruk,” lanjut Berlusconi.

Di kesempatan yang sama, pria berusia 80 tahun tersebut mengaku kurang setuju dengan strategi Montella, secara khusus di lini depan. Dalam laga itu Montella menurunkan Carlos Bacca sebagai ujung tombak, didukung M’Baye Niang pada sisi kiri depan dan Suso di sisi sebaliknya.

“Saya telah memuji (Montella) atas pencapaian ini tapi kami memiliki pandangan berbeda mengenai taktik. Saya yakin pola Milan, yang membawa kami menjadi tim tersukses dunia selama 30 tahun, ialah dengan seorang gelandang serang dan dua penyerang. Saya sudah bersikeras kepada Montella jika kami harus maju seperti itu daripada memainkan dua pemain sayap (menemani penyerang tengah),” tuturnya.