Gennaro GattusoGennaro Gattuso menyaksikan pertandingan perdananya sebagai pelatih AC Milan dengan hasil imbang setelah gawang AC Milan kebobolan di injury time. Gattuso menyebut gol tersebut merupakan hasil dari blunder yang dilakukan para pemainnya.

AC Milan gagal membawa pulang poin penuh setelah ditahan imbang 2 – 2 oleh tim debutan sekaligus tim juru kunci, Benevento, Minggu (3/12/2017) malam WIB. Kemenangan sempat ada di depan mata Rossoneri, setelah gol Giacomo Bonaventura dan Nikola Kalini membawa mereka unggul sampai masuk masa injury time.

Tapi masa injury time itulah yang berujung dengan kepahitan untuk Il Diavollo Rosso. Pelanggaran yang dilakukan oleh Ignazio Abate kepada Marco D’Alessandro di sisi kiri berbuah tendangan bebas untuk Benevento di menit ke-95.

Tendangan bebas Danilo Cataldi kemudian dimaksimalkan oleh kiper Alberto Brignoli dan bersarang di pojok kanan gawang Gianluigi Donnarumma. Skor 2-2 pun menjadi skor akhir, dengan pertandingan yang hanya dilanjutkan untuk semenit berikutnya.

Hasil ini tentu saja sangat menyakitkan untuk AC Milan. Setelah belanja sekitar 233 juta euro di musim panas, lalu mengalami periode yang cukup buruk bersama Vincenzo Montella dan berujung bergantian pelatih, kini ditahan imbang oleh tim juru kunci.

AC Milan membuat Benevento mencetak sebuah sejarah, meraih poin perdana mereka di Serie A. Yang lebih terasa memalukan lagi, gawang yang dikawal oleh Gianluigi Donnarumma itu kebobolan di detik-detik terakhir masa injury time oleh seorang kiper.

“Rasanya sangat menyakitkan, saya bisa bilang begitu. Ditusuk tidak akan lebih menyakitkan ketimbang gol ini. Kami menderita di 15 menit terakhir, tapi malah kebobolan lewat sebuah gol yang saya rasa sangat aneh,” ungkap Gennaro Gattuso.

“Saya takkan pernah menyangka gawang kami kebobolan di detik terakhir dengan kiper lawan yang tepat target. Kami adalah AC Milan dan kami harus bisa lebih baik lagi dari ini. Dengan permainan di level ini tidak akan cukup untuk bersaing gelar,” kasl Gennaro Gattuso.