AC MilanBos Juventus, Giuseppe Marotta menyebut AC Milan sedang merasakan efek kesalahan dari belanja besar-besaran yang mereka lakukan di bursa transfer musim panas 2017. Menurut ahli strategi transfer Juventus tersebut, AC Milan tidak sanggup mengembangkan potensi pemain anyar.

Usai pergantian pemilik beberapa bulan silam, AC Milan melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer musim panas lalu. Klub rival sekota Inter Milan ini mengeluarkan dana sedikitnya 240 juta euro untuk mendatangkan 11 pemain.

Nama-nama top yang direkrut Il Diavollo Rosso antara lain adalah Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Antonio Donnarumma, Lucas Biglia, Franck Kessie, Fabio Borini, Nikola Kalinic serta pembelian termahal klub, Leonardo Bonucci.

Namun sayangnya kedatangan para bintang tersebut tidak sejalan dengan performa di lapangan. AC Milan berada di area papan tengah klasemen sementara setelah dikalahkan oleh Juventus dengan skor 0 – 2, di Stadion San Siro, Sabtu (28 Oktober 2017) malam WIB.

“Saya pikir aktifitas belanja yang dilakukan oleh AC Milan selama bursa transfer musim panas sudah berlebihan. Ketika Anda terlalu banyak mengubah tim, tidak mudah untuk membuat segalanya bersatu,” ungkap Giuseppe Marotta seperti yang dilansir dari Soccerway.

“AC Milan sebenarnya bisa punya beberapa poin tambahan lagi, dan mereka masih bisa bangkit. AC Milan sekarang punya tim baru dan patut dihormati,” imbuh Marotta.

Akibat kekalahan dari Juventus, AC Milan kini terpuruk di peringkat delapan klasemen Serie A dengan perolehan 16 poin. Il Rossoneri sudah tertinggal cukup jauh, yakni 12 poin dari Juventus yang ada di peringat dua, dan 14 poin dari Napoli yang ada di puncak klasemen sementara. Posisi Vincenzo Montella sebagai pelatih AC Milan juga sedang terancam.