allegriPerselisihan dengan Massimiliano Allegri dinilai merupakan alasan utama hengkangnya Leonardo Bonucci ke AC Milan. Dikonfirmasi soal itu, kubu Juventus mengeluarkan bantahan.

Semua bermula di awal tahun ini ketika Leonardo Bonucci dan Massimiliano Allegri dikabarkan berselisih paham. Tidak hanya sekali, tapi beberapa kali keduanya diketahui berselisih paham, bahkan lewat pernyataan-pernyataan di media.

Puncak dari perselisihan itu adalah Bonucci sampai tidak dimasukkan dalam squad Il Bianconeri musim lalu walaupun Allegri membantah bahwa keduanya bermasalah. Puncaknya adalah di final Liga Champions lalu ketika Juventus menelan kekalahan 1 – 4 dari Real Madrid.

Pada jeda babak, Allegri dan Bonucci bertengkar hebat karena bek 30 tahun itu tidak setuju dengan strategi diterapkan oleh sang pelatih. Pada akhirnya Bonucci pun memilih hengkang dari Turin dan menerima pinangan AC Milan di bursa transfer musim panas lalu.

Maka wajar jika isu keretakan hubungan Bonucci dengan Allegri makin benar adanya. Namun, beberapa waktu lalu manajemen La Vecchia Signora lagi-lagi mengeluarkan bantahan soal hal itu seraya menegaskan hubungan keduanya baik-baik saja sampai saat ini.

“Saya akan kembali menegaskan jika Leonardo Bonucci meninggalkan Juventus bukan karena Massimiliano Allegri,” ujar CEO Juventus, Beppe Marotta dalam Il Giornale.

“Massimiliano Allegri bukan penyebab kepergian Leonardo. Kami sudah mempersiapkan itu, karena saat kami berbicara dengan Leonardo, dia menunjukkan rasa tidak puasnya,” sambungnya.

Kepergian Bonucci rupanya tidak membuat penampilan Juventus memburuk mengingat tim asal Turin tersebut masih berada di posisi kedua klasemen saat ini, menempel ketat Napoli. Sementara AC Milan dan Leonardo Bonucci masih terseok-seok di papan tengah.